business plan>>manajemen bisnis 08/03/2011

suatu rencana usaha perlu disiapkan berupa dokumen tertulis. yang berisi
1. status dan perkiraan usaha
2. seluruh aspek- aspek rencana usaha mengenai perusahaan yang akan dijalankan. yakni legalitas dan manajemen, pemasaran, produksi, keuangan, serta dampak lingkungan.

pada perencanaan bisa didefinisikan sebagai proses. berikut tahapan-tahapannya.:
1. plan: ini bagian perencanaan awal berdirinya suatu usaha.
2. result: hasil usaha yang telah dijalankan.
3. action: apa-apa yang harus dilakukan untuk menjaga keberlangsungan usaha tersebut.
4. follow up: mengoreksi kembali apakah usaha tersebut benar2 berjalan dengan lancar atau perlu perbaikan didalamnya.
keempatnya merupakan faktor penting keberhasiln suatu perusahaan. karena perusahaan yang menghasilkan suatu produk selalu mengalami proses atau fase-fase dalam produksi suatu produk

fase-fase tersebut yakni:
fase 1. pengenalan produk (produk baru) kita harus mentargetkan mengenai pasarnya. kalangan umum atu untuk kalangan tertentu. lalu pengadaan bahan baku, mesin yang relevan, produk yang berkelanjutan
fase 2. fase pertumbuhan. dimana perusahaan tersebut menunjukan pertumbuhan dalam dunia industri.
fase 3. kedewasaan
fase 4. kejenuhan . di masa ini pengelola harus mampu menerapkan startegi-strategi agar produk tersebut berkembang dan pasar pun tidak jenuh.

selain itu dalam suatu perencanaan ada beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan.
S-pesifik: adalah spesifikasi barang atau produk yang ingin diproduksi
Measurable: ukuran yang tepat untuk target penjualan.
spesifik: detail pada informasi yang berhubungan dengan proses produksi
tittanible, relevant dan timely. semua ini harus disesuaikan dengan 5W1H agar produk tersebut tetap survive di pasar.

tujuan perencanaan bisnis:
-Menghindari penanam modal yang sia-sia.
-Melihat prospek usaha yg baik dimasa yang akan datang.
-Sebagai alat kontrol atau kendali jalannya usah

faktor kegagalan rencana usaha :
-Pasar tidak jelas.
-Jadwal untuk mencapai sasaran tidak jelas.
-Prioritas usaha tidak ada atau tidak jelas.
-Tidak menunjukan kompetensi.
-Menunda langkah-langkah penting.
-Takut resiko.

pihak yang berkepentingan :
1. Pihak Wirausaha (Pemilik Perusahaan).
2. Pihak Investor,
Penyandang dana (Bank dll).
3. Pihak Masyarakat
dan Pemerintah.

KERANGKA RENCANA USAHA Rencana usaha yg baik perlu diadakan suatu evaluasi sbb:
>Ringkasan Pelaksanaan usaha
>Deskripsi Usaha
>Produk & Jasa Yg dijual
>Analisa pasar
>Strategi & Implementasi
>Tim Manajemen
>Proyeksi Keuangan

PELUANG DAN POTENSI PASAR
Potensi Pasar
Seberapa banyak produk/ nilai barang yang dibutuhkan pasar
Jumlah penduduk
Pendapatan
Daerah/negara dibuat
Apa lagi…

Peluang Pasar
Harga lebih murah
Kualitas lebih baik
‘Produk’ baru
Delivery lebih cepat
dsb
sesuatu yang lebih baik
dibandingkan dgn
‘produk’ yang telah ada

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: