limbah cair >> pengendalian limbah industri 24/02/2011

sebagaimana kita ketahui, bahwa ketika kita memproduksi suatu produk maka harus sesuai dengan tandart yang ditentukan di indonesia “SNI” namun jika kita membahas sisanya atau LIMBAH kita menggunakan kata “regulasi” sebagai aturan-aturannya. perbedaan regulasi dan SNI juga terdapat pada wilayahnya. jika SNI bersifat nasional maka regulasi ini hanya bersifat wilayah. wilayah industri dengan wilayah perumahan dsb. karena wilayah-wilayah tersebut memiliki regulasi yang berbeda sesuai dengan banyaknya limbah yang dihasilkan oleh wilayah tersebut.

yang akan dibahas dalam tulisan berikut ini adalah limbah cair. dimana sebelumnya harus diketahui mengenai regulasi dan karakteristik limbah cair.

mengapa terdapat limbah cair?? karena sebagaimana kita ketahui komponen yang paling banyak dibumi ini adalah air. dengan sifat-sifatnya yang mudah menyebar dan terkontaminasi dengan zat-zat yang lainnya. selain itu air merupakan unsur utama kehidupan manusia, untuk minum, mandi, mencuci, memasak dsb.
airpun memiliki kualitas masing-masing. air yang memiliki kualitas paling bagus ialah air minum karena air minum secara langsung melakukan interaksi dengan organ tubuh kita. namun air yang sudah terkontaminasi akan turun kualitasnya menjadi air mandi atau yang lainnya.

regulasi merupakan aturan yang berfungsi untuk limbah cair ini.
regulasi ini dapat dianalogikan dengan produk agroindustri
jika produk agroindustri dikonsumsi yang kemudian berdampak pada kepuasan konsumen. limbah ini akan berdampak pada lingkungan. sehingga perlu adanya regulasi untuk mengontrol limbah tersebut.

sebagaimana produk agroindustri. limbah pun memiliki spesifikasi-spesifikasi tertentu menurut ukuran dan karakteristiknya.

limbah dapat berdampak positif maupun negatif. negatif jika membahayakan lingkungan. namun dapat pula berdampak positif, jika limbah tersebut dapat diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat. contohnya limbah cair yang dimanfaatkan sebagai salju buatan di gunung hotham australia sebagai tindakan preventif pemanasan global yang menyebabkan terganggunya musim salju di beberapa negara seperti australia.

poin berikutnya adalah penetapan bahan baku mutu lingkungan
baku=standart
mutu=kualitas
lingkungan=kawasan industri

mutu produk dapat secara lahir dan batin oleh konsumen seperti adanya label halal yang diberikan MUI pada kemasan produk makanan. selain memberikan kepuasan rasa secara lahir juga ketenangang secara batin (cap halal)

lingkungan berhubungan dengan karakteristik limbah yang nantinya membahayakan atau tidak.

karakteristik air yang mudah dialirkan atau disembunyikan. namun juga ketidaksengajaan seperti adanya mikroorganisme,campur tangan hewan ataupun manusia. sehingga menyebabkan menurunnya kualitas air.

limbah bisa terjadi oleh kegiatan manusia dan juga proses alam. limbah yang terjadi oleh kegiatan manusia seperti mencuci menggunakan deterjen yang menghasilkan busa-busa (limbah) atau proses alam seperti abu merapi atau porong.

perbedaan kontribusi industri terhadap kawasan atau lingkungan menyebabkan adanya perbedaan regulasi antar wilayah. hal ini dikarenakan adanya perbedaan daya serap lingkungan terhadap limbah tersebut.

adapun kawasan industri.
kawasan industri merupakan kawasan dimana diperuntukkan untuk industri. hal ini dilakukan oleh pemerintah agar mudah dalam menangani limbah. karena limbah yang terkumpul akan disalurkan kepada satu pengelola yang kemudian akan mengelola limbah tersebut agar tidak membahayakan lingkungan. namun terkadang masih saja ada industri yang menyeleweng dari aturan pemerintah. sehingga ada sanksi administrasi yakni paksaan pemerintah terhadap pencabutan izin usaha, kewajiban melakukan pelestarian lingkungan dan membayar ganti rugi.
bahkan hingga sanksi pidana.

sehingga setiap industri berlomba-lomba untuk mendapatkan PROPER “program penilaian peringkat kinerja lingkungan hidup perusahaan” industri yang mendapatkannya akan diumumkan di publik dan akan mendapatkan kepercayaan sepenuhnya oleh konsumen,
salah satu contohnya adalah iklan timah, mereka tidak mengiklankan timah dsb namun justru mengiklankan kinerja perusahaan oleh direkturnya.

hal lain yang perlu kita ketahui yakni implikasi pada suatu industri dimana didalam suatu industri terdapat pasal-pasal regulasi sebagai berikut:
adanya karakterisasi limbah cair > pentingnya acuan sarana limbah > hingga perencanaan pengolahan.

terdapat 4 karakteristik limbah cair:
1. volume
2. parameter fisikawi
3. parameter kimiawi
4. parameter biologi

penjelasan karakteristik menyusul. :))
artikel yang berkaitan : limbah cair dan daur ulangnya
http://putusukmakurniawan.blogspot.com/2010/09/limbah-cair-akibat-dan-cara-daur.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: