Investasi >> konsep ekonomi teknik 25/02/2011


Kebanyakan orang awam berfikir bahwa yang namanya investasi itu adalah uang yang dijadikan modal untuk membangun usaha. namun definisi investasi yang sebenarnya ialah sesuatu peralatan yang digunakan pada awal usaha. dimana peralatan tersebut tidak habis sekali pakai.

adapun biaya investasi atau fixed cost,
biaya modal kerja ada 2 yakni variable cost and semi variable cost
sedangkan uang yang digunakan pada awal berdirinya usaha itu yang dinamakan modal atau capital bukan investasi.

contoh biaya variabel adalah biaya produksi untuk bahan baku. dimana biaya ini telah memakan 30% biaya operasional keseluruhan.

adapun retur yakni biaya yang harus dibayarkan sesuai dengan harga akhir produk yang tidak laku dipasaran.
contoh: suatu industri roti menjual produknya di sebuah swalayan. maka jika roti tersebut ada yang tidak laku akan diolah kembali dengan dibakar, sehingga bisa dijual kembali menjadi roti kering. jika tidak laku juga bisa dijual menjadi pakan ternak. harga jul untuk pakan ternak inilah retur yang harus dibayar oleh produsen. belum lagi biaya sewa yang tidak sedikit untuk memperjualkan hasil produknya di sebuah swalayan. kecuali jika penyewa tersebut adalah traffict line swalayan tersebut.

traffic line ialah engker suatu swalayan yang menjadi alasan pengunjung untuk datang. sehingga traffict line ini bisa mempengaruhi tingkat penjualan toko-toko lainnya yang menyewa tempat di swalayan tersebut.

traffict line ini biasanya hanya membayar sewa sebanyak 1/4 dari harga yang sebenarnya.
swalayan disini hanya sebagai retail. namun memiliki banyak keuntungan didalamnya.

mengenai aset perusahaan ini biasanya digunakan untuk menaikkan nilai penjualan. seperti biaya distribusi, kemasan dsb.
sebagai contoh: green tea. perbedaan green tea dengan teh yang dijual di angkringan. yang pertama memang yang paling menyolok adalah masalah harga. jika sebotol green tea berharga 5 ribu rupiah mengapa di angkringan hanya sebesar 1000 rupiah. setelah ditelusuri. bahwa harga teh yang ada dalam produk tersebut hanya berkisar 300-500 rupiah yang menjadikan mahal adalah biaya kemasan., distribusi, pemasaran dsb. inilah yang membedakan nilai jual antara teh diangkringan dengan green tea.

hal kedua yang perlu kita pahami adalah mengenai nilai uang.
uang memiliki 2 nilai yakni nilai nominal dan nilai efektif.
nilai nominal: banyaknya nillai yang dimiliki uang tersebut.
sedangkan nilai efektif adalah kemampuan uang untuk mendapatkan barang yang kita inginkan.

selain itu ada pula nilai equivalensi yakni suatu nilai yang bergantung pada si penggunanya.
sehingga menghasilkan suatu keputusan cara untuk mengubah nilai. karena kita tahu bahwa nilai kenaikan inflasi mata uang kita 12 % per tahun. ini dapat kita manfaatkan menjadi pemasukan tidak terbatas dengan pengeluaran yang tidak terbatas.

jadi apa yang mesti kita lakukan?? “hutang” seseorang seperti seorang Medriva sosok seorang yang pandai memutarkan uang dan sulit membelanjakan membuat dia menjadi orang yang sangat kaya. sehingga ia memiliki sesuatu yang layak di bayar mahal.

bagi seorang pengusaha. hutang adalah in flow. karena berupa pemasukan. tapi membayar hutang ialah out flow. karena ia harus mengeluarkan uang untuk melunasinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: