KOmPoneN inDustRi >>sistem Agroindustri 23/02/2011

Ketika kita membicarakan suatu industri pasti yang terbayang dibenak kita adalah pabrik, produk, dsb. namun bagaimana dengan proses yang ada didalamnya?? kalau kita analogikan industri tidak ubahnya dengan tubuh kita. dimana terjadi serangkaian proses salah satu contoh yang dapat kita ambil yakni proses pencernaan dalam tubuh. dimana ada input berupa makanan. yang kemudian dicerna secara mekanik oleh mulut lalu disalurkan lewat kerongkongan kemudian dicerna oleh lambung, usus halus, usus besar hingga sampai menghasilkan energi dan pembuangan limbah di anus. hal ini sama dengan sebuah industri. ada input berupa bahan baku seperti halnya makanan yang kemudian diproses seperti proses pencernaan sehingga menghasilkan suatu produk atau energi (tubuh) hingga pembuangan limbah dari proses tersebut.

tujuan adanya suatu industri ialah memberikan suatu nilai tambah terhadap barang atau jasa. nilai tambah sendiri yakni suatu nilai atau disini perlakuan terhadap suatu barang sehingga memiliki nilai lebih tinggi dari sebelumnya. seperti: industri roti. yang memerlukan bahan baku berupa tepung yang kemudian diolah menjadi adonan hingga penambahan berbagai macam rasa sehingga lebih menarik dan memiliki nilai jual lebih tinggi. proses dari tahap satu ke tahap berikutnya ini bahan baku yang awalnya dari tepung hingga menjadi roti inilah yang disebut dengan nilai tambah.

suatu industri juga termasuk dalam sebuah sistem. karen terdapat hubungan dari satu komponen dengan yang lainnya. komponen-komponen tersebut meliputi: bahan baku, tenaga kerja, investor dsb. yang tergabung dalam satu proses dalam suatu industri.

agar industri itu tetap survive, kita harus selalu memikirkan kunci pembuatan produk jadi yang ditentukan oleh penyerapan pembeli atau konsumen sehingga wajib bagi suatu industri untuk memperhatikan kepentingan konsumen. karena bagi konsumen mereka akan merelakan berapapun biaya yang mereka keluarkan hanya untuk mendapatkan produk yang kita keluarkan sesuai dengan kepentingan mereka.

sistem Agroindustri inilah yang mempelajari proses perubahan kondisi yang tegantung pada nilai-nilai yang berkaitan.

suatu industri yang berbasis pada bidang pertanian memiliki peluang yang jauh lebih besar dibandingkan dengan industri non pertanian jika anda mengetahui dengan detail dari awal proses hingga akhir.

namun dalam suatu industri banyak sekali tantangan-tantangan yang akan dihadapi. contoh ada 2 pengusaha yang memiliki modal awal yang sama. namun setelah sepuluh tahun kemudian apakah memiliki keuntungan yang sama?? tidak. karena setiap usaha terdapat banyak komponen yang saling berhubungan dimana setiap komponen tersebut memiliki potensi tantangan sendiri-sendiri.

komponen-komponen tersebut yakni : bahan baku, keuangan, tenaga kerja, jaringan kerja, manajemen hingga pemasaran.

dalam pengelolaan uang dibutuhkan strategi dana. perbedaan antara konsep usaha di AS dan Jepang ialah dalam hal tersebut. As seringkali bahakan atau selalu segera membagi keuntungan untuk dibagi-bagikan pada pekerja mereka (kedudukan lebih tinggi), sedangkan tipe jepang mereka lebih memilih mendapatkan sedikit pembagian dan menyisakan bagian yang lain untuk pengembangan perusahaan. sehinga usaha dijepang condong lebih menjanjikan dimsa yang akan datang.

dalam hal tenaga kerja. contoh: ada 2 perusahaan. katakanlah A dan B. A memiliki 3 orang tenaga terampil, sedangkan B memiliki 30 tenaga kerja tidak terampil. manakah yang lebih efektif??

tenaga terampil tahu apa yang harus mereka lakukan. mereka memiliki inisiatif tersendiri untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan gaji mereka pun dinilai llebih tinggi. sedangkan tenaga tidak terampil, mereka tidak tahu apa yang mereka harus lakukan gaji juga relatif lebih murah dan kita sendiri pperlu memikirkan cara penyelesaian permasalahan perusahaan “ikut pusing dong!!” sehingga dalam suatu industri tenaga yang tidak tepat/tidak terampil justru malah akan menurunkan produktifitas suatu perusahaan. sehingga tingkatkanlah potensi anda agar menjadi seorang tenaga yang terampil.

jaringan kerja. ini sangat dibutuhkan agar sinergi dalam pengelolaan industri
sinergi dapat dianalogikan 1+1=2 atau lebih. inilah sinergi dapat menghasilkan lebih dari sekedar 2.
contoh: orang A punya modal besar tanpa memiliki skill atau tanah untuk usaha + orang B punya tanah tapi tidak punya modal dan juga skill +orang C yang hanya memiliki skill = sinergi
ketika mereka mendapatkan komppetitif merka akkan bersama-sama untuk menyelesaikannya. sehingga terjadi sinergi diantara ketiganya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: