Konsep ekonomi teknik 18/02/2011

Untuk mempelajari suatu konsep ekonomi teknik maka diperlukan terlebih dulu pembentukan suatu konsep pemahaman yang akan disampaikan dibawah ini:

segala hal yang ada disekitar kita adalah gratis. semuanya telah disediakan oleh alam, manusia hanya mengolahnya hingga menjadi barang yang memiliki nilai. manusia melakukan kerja pada alam maka alam akan memberikan gratis pada manusia untuk dieksplore. sehingga dapat kita simpulkan bahwa semua barang yang kita kenakan sekarang ialah gratis. namun pada kenyataannya kita memerlukan uang untuk mendapatkannya. hal ini yang sebenarnya kita beli bukan barang dari alam tersebut. namun barang yang telah diberikan kerja oleh manusia. contoh yang bisa diberikan seperti halnya baju yang kita kenakan. baju berasal dari kapas yang ada di alam. pembuatan baju ini melibatkan puluhan bahkan ratusan orang. mulai dari penanam kapas, pengambil kapas, orang yang mengolahnya menjadi benang, benang yang dijadikan kain, kain yang dibentuk oleh penjahit hingga baju yang kita beli. bayangkan berapa banyak orang yang terlibat didalamnya. inilah yang menjadi nilai tambah kapas hingga terolah menjadi baju dimana memiliki nilai jual lebih tinggi daripada kapas. sehingga yang kita beli itu bukan hasil alam. alam memberikannya gratis. tapi kerja atau jasa manusialah yang kita beli selama ini.

penggambaran yang kedua yakni seperti snack yang ada dijual di supermarket. jika kita tilik manakah yang kita beli. isi atau bungkus?? pasti yang kita lihat adalah bungkus atau kemasannya terlebih dahulu. benar kan? apa bisa anda membeli chitos anda makan lalu anda mengembalikan bungkusnya pada si penjual. tidak mungkin kan?? lalu contoh yang kedua. apa bedanya minum kopi di warung angkringan, di mall dan di restoran mewah? toh semuanya sama-sama kopi?? inilah kita manusia menilai sesuatu sesuai dengan presepsi yang telah dibuat manusia sendiri. jebakan status. semua yang kita lihat itu subyektif sehingga titik inti suatu produk tergantung pada kualitas presepsi orang yang melihatnya.
kita membayar –pada penyedia jasa –penyedia jasa yang menyediakan barang.

lalu penggambaran berikutnya yakni kebanyakan manusia berfikir bahwa penghasilan terbatas dan pengeluaran tidak terbatas. namun apa kita tidak ingin merubahnya?? penghasilan tak terbatas dengan pengeluaran terbatas??
oleh karena itu jadilah orang yang kreatif yang dapat memberikan sesuatu pada orang lain sehingga orang lain dapat memberikan uang mereka hanya untuk mendapatkan barang yang anda sediakan.

titik poin yang kedua *kebanyakan orang itu menjadi gagal bukan karena krisisyang mereka hadapi tapi karena kehabisan ide sehingga jangan pernah melalui jalan yang sama dalam setiap kegagalan. karena setiap kegagalan itu merupakan feedback sehingga anda harus mampu dengan tujuan sama namun menggunakan cara yang berbeda untuk menggapainya.

motivasi :
“kebanyakan korban kapal titanic bukan karena mati tenggelam tapi mati karena membeku”
“life is fun and greatful, not a problem to be solve”
“kita tidak mungkin bisa terbang seperti elang kalau kita hidup dikumpulan kalkun ” (John C. Maxwell)
untuk perumpamaan terakhir dapat kita tarik kesimpulan bahwa ketika anda memang benar-benar ingin sukses. maka gantilah lingkungan disekitar anda adalah orang-orang yang sukses. ketika anda tetap pada berkubang pada lingkungan orang yang pesimis “kalkun” anda tidak akan pernah mendapatkan kesuksesan yang anda impikan selama ini.

bentuklah tujuan anda sedini mungkin. buatlah mimpi yang selalu anda idamkan. mimpilah setinggi-tingginya. karena Allah yang akan memberikan jalan kepada anda untuk menggapainya. tetaplah berusaha, fight!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: