pengendalian limbah industri 17/02/2011

sebelum membahas mengenai pengendalian limbah industri maka kita perlu mengetahui perbedaan antara agro industri dan agrobisnis.

agrobisnis membahas bahan hasil pertanian yang belum diolah lagi seperti cabai dsb.
sedangkan agroindustri terdapat proses pengolahan didalamnya yakni cabe bisa dijadikan saus dsb. adapun kelebihan agroindustri yakni berkaitan pada nilai tambah suatu bahan dan juga agar lebih awet dan tidak cepat busuk. hal ini dikarenakan bahan agroindustri memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi yang disebabkan oleh adanya aktifitas mikrobia.

selain itu perlu juga diketahui modal pemahaman konsep kuliah yang akan dipergunakan yakni secara end of pipe. yakni keadaan pasrah dimana limbah itu sudah ada dan kita harus melakukan pengidenfikasian yang berkaitan dengan limbah.
materi kuliah yang akan disampaikan pada pengendalian limbah industri yakni:
1. sumber dan jenis limbah industri
2. regulasi dan karakteristik limbah cair
3. konsep dasar pengelolaan limbah cair
4. rotating biological contractor ‘RBC”
5. lumpur aktif (bisa disebabkan oleh mikroorganisme)
6. Up Flow An aerobic Sludge Blanket “UASB”
– ujian tengah semester
7. pengolahan limbah padat
8. composting dan teknik pengomposan
9. biogas dan sumber energi
10. limbah padat
11. pengendalian limbah gas
UAS

teknologi pengendalian lingkungan menspesifikasikan terhadap pengendalian limbah dari teknologi pengendalian lingkungan dan menyelesaikan masalah GAP “kesenjangan” antara teknologi dan interaksi.

lingkungan merupakan segala sesuatu yang berada disekeliling kita sedangkan sistem merupakan sekumpulan obyek individu yang berinteraksi satu sama lain
*limbah-industri-lingkungan

adapun interaksi antara udara , air, dan tanah dimana setiap timbulnya limbah terjadi keterikatan ketiganya dari cara pandang daerah, negara, benua, dan dunia
adapun pengendalian yang memang sudah ada sejak lama yakni kearifan local.

mengenai limbah.
limbah menurut lingkungan yakni sisa yang dibuang manusia ataupun alam yang belum memiliki nilai ekonomi bahkan bisa membawa dampak yang negatif.
limbah ini dibagi menjadi 3 kriteria yakni limbah dometic, industri, rembesan dan limpasan hujan.
salah satu dampak teknologi, limbah dan lingkungan yakni tempat sampah yang berada di jepang dimana tempat sampah tersebut didesain sedemikian rupa agar sesuai dengan fungsi masing-masing dan terkadang ada pula yang memiliki bentuk kaleng agar manusia tidak sembarangan dalam membuang sampah khususnya kaleng minuman yang sering mereka konsumsi dijalanan umum.

istilah – istilah :
recycling yakni pemanfaatan kembali
produksi bersih merupakan proses produksi yang dirancang terlebih dahulu agar dapat meminimum limbah.
limbah dari sudut pandang industri
produk utama yakni keluarran yang memiliki spesifikasi tertentu sesuai kehendak produsen.
bahan sisa merupakan keluaran yang tidak sesuai dengan spesifikasi sesuuai yang dikehendaki namun masih memiliki potensi nilai ekonomi didalamnya.
produk samping yakni bahan sisa yang memiliki nilai tambah
limbah merupakan sisa dari semua proses pengolahan yang memang harus dibuang ke lingkungan,

Adapun perbedaan mengenai pengendalian limbah, penanganan limbah dan juga pengolahan limbah
pengendalian limbah: dimana agar limbah tersebut tidak keluar dari ambang batas.
penanganan limbah tanppa merubah karakteristik limbah sedangkan pengolahan merubah nilai karakteristik limbah agar ketika dibuang tidak membahayakan lingkungan sekitar.

*front pipe=produksi bersih
* end pipe=limbah “penanganan dan pengelolaan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: